Kontemplasi

Keputusan

Aku berjalan gontai sambil menatap matahari menenggelamkan diri dan terus menatapnya tanpa ekspresi. Seperti banyak yang ingin senja katakan, tapi sudah waktunya dia beranjak ke haribaan. Aku berjalan lurus sampai ke titik pertemuanku dengan ojek langgananku. Tak terasa, senja telah pergi. Meninggalkan aku bergelut dengan malam.

Image Source

Continue reading “Keputusan”

Advertisements
Cinta · Kontemplasi

Mencintaimu Butuh Opening

Bukan cinta pertama, apalagi jatuh cinta pada pandangan pertama.

Aku malah takjub dengan orang yang bisa mencinta cukup dengan sekali tatap. Dari mata turun ke hati, katanya. Namun, pertemuan denganmu kala itu, di ruangan itu, membuat aku selalu ingin bertanya, siapakah kau. Sampai detik ini pun aku masih mencerna rencana Tuhan, bahkan aku terkadang terlalu berani menebak teka-tekiNya.

Continue reading “Mencintaimu Butuh Opening”

Cinta · Kontemplasi · Quote

Celah Rel Kereta

Logam batang tak berujung sebagai landasan kendaraan panjang yang jalannya meliuk-liuk ini selalu dibuat bercelah. Telah kita ketahui bahwa logam yang terkena panas akan memuai sehingga dibuat celah yang lebarnya kurang lebih seperti 2 jari.

https://littlekiwi83.files.wordpress.com/2012/08/dsc_0123.jpg?w=481&h=320
Source : https://littlekiwi83.wordpress.com/

Sudah kubilang dari awal, rasa rindu sebagai landasan hubungan yang kuharap panjang pun harus dibuat celah.

Continue reading “Celah Rel Kereta”