Cerita-cerita · de Journey

De Journey: Long Distance Relationship

Tulisan sebelumnya:
De Journey: Pertemuan Pertama
De Journey: Tentang Dia
De Journey: Surprise

•••

Resiko menjalin hubungan dari SMA ya itu, sudah pasti. LDR.
Sekalipun kamu dan dia mempunyai target jurusan dan universitas yang sama, apakah akan sama-sama lolos?
Kecuali kalian diterima di jurusan dan kampus yang sama. Mungkin sudah takdirnya begitu.

Resiko juga menjalin hubungan beda angkatan, sampai kapanpun ngga bakal bisa 1 kelas *masih ngarep* hehe

Kenaikan kelas 3 (tahun 2011).
Perjuangan pertama dimulai.
Sedih yang paling berasa itu ketika anak-anak kelas 3 doa bersama di Masjid An-Naba. Aku yang pada saat itu masih kelas 2, dari dalam kelas cuma bisa bengong percaya nggak percaya dia bakalan lulus dan entah kuliah di mana. Dan sedihnya lagi, target universitas dia bukan di jabodetabek. Continue reading “De Journey: Long Distance Relationship”

Advertisements
Cerita-cerita

Period, huh?

When we have our period, our emotions are completely unstable. I’m so easy to cry, laugh, angry, and also easy agitated. To be honest, I also do not agree if period is being an excuse so that others can understand us who are emotional when we have period. But qodarullah, there are hormones in the woman who makes the condition of our body changed.

Continue reading “Period, huh?”

Cerita-cerita · Tentang Temen

Sehari Jadi Duta Bekasi

Sebenernya bingung harus nulis apa tentang kopdar kemarin, karna gue merasa kurang berhasil jadi duta sampo lain Duta Bekasi.

IMG_20180210_183738949.jpg
Captured by Diptra

Berawal dari ajakannya Jijah yang terlalu mendadak buat kopdar. Kalah deh tahu bulat juga.

Awalnya mikir, ini kenapa anak Semarang yang ngajakin kopdar anak jabodetabek. Terus dia bilang juga udah merencanakan dengan Fadel dan Hendra. Sampai akhirnya anak-anak jabodetabek mulai buka suara buat agenda dadakan ini. Karna gue ngga jadi-jadi nonton Dilan, gue asbun aja ngajak mereka nonton. Dan tau gak siapa yang mengiyakan ajakan gue? Cuma Fadel si cowok berbadan tinggi besar dan Bang Diptra si bapak berbadan 2 beranak 2 yang dengan lapang dada menanggapi, “ayuk deh boleh tuh nonton” 😂 Continue reading “Sehari Jadi Duta Bekasi”

Cerita-cerita · Trend

Gadget Mencerminkan Karakter? 

Eeaak judulnya macem clickbait di yutub2 gitu yah 😅

Dapet inspirasi dari banyak teman blogger yang menunjukkan karakternya dari gadget yang digunakan. Benarkaah? hehe

Kalau memang benar, gue mau tunjukkan tampilan yang ada di handphone gue. Kalo ada yang bisa menebak karakterku? Hebaaat. Sini kukasih permen hehe😋

Ok, guys. Here we gooo!

  • Lock Screen

Kalau di android itu kita bisa pilih-pilih wallpaper secara gratis kan, nah gue biasanya download gambar-gambar yang berlatar gelap dan ada sedikit sentuhan pastel. Seperti wallpaper lock screen gue di bawah ini.
Continue reading “Gadget Mencerminkan Karakter? “

Cerita-cerita

Killing The Time

What are you doing when you want to kill the time?

Postingan kurang berfaedah.

Skip aja haha 😆

Gue paling ngga suka ketika nggak ada kerjaan entah di kantor, atau di kereta, atau dimanapun. Nggak suka aja gitu bengong-bengong ngelamun atau buka medsos doang seharian.

Selain baca buku, blogwalking, dan menulis. Biasanya teman-teman ngapain sih biar nggak bosen? 🤔

Kalau di kereta, biasanya gue membunuh waktu dengan baca webtoon. Selama 15 menit asalkan internet lancar komik fav udah kebaca semua untuk eps terupdate nya. Setelah itu baru deh buka wa/ig/line/wp. Suatu ketika gue baca postingan seseorang yang membunuh waktunya dengan membaca al-qur’an. Intinya dia bilang, baca aja jangan pernah segan atau malu sama orang lain. Kalau nggak mau ganggu, bacalah dengan suara lembut. Perjalanan di kereta yang memakan waktu 30-60 menit dapat mengahabiskan kurang lebih 1 juz. Bahagianya, kalau ternyata kita bersebelahan dengan orang yang suka juga membaca qur’an juga. Bahkan kalau kita bisa menularkan hal baik ini pada orang lain.

Dalam hati gue berdalih, ih cape kali tilawah di kereta apalagi kalau jam-jamnya orang berangkat dan pulang. Tapi pada akhirnya gue mencoba memulai. (langkah tersulit adalah langkah pertama). Dan akhirnya.. boom. Alhamdulillah bisa. Ternyata tilawah di kereta itu malah nggak kerasa dibanding di rumah. Jadi, gue mau berterimakasih aja untuk mbak-mbak penulis dan semoga semakin banyak orang yang bisa menerapkannya.

Selain itu, gue biasanya baca-baca berita, tapi kalau sekarang ga suka ih beritanya aneh-aneh. Kalau nggak gosipin artis nggak penting, ya politik yang sangat subjektif 😂 Apalagi line tudey. Sudah beberapa minggu terakhir gue nggak baca line tudey, dan portal-portal berita yang terkenal itu. Buat gue sendiri sangat buang-buang waktu dan menimbulkan emosi-emosi ringan, apalagi baca komen-komennya, duh jangan yaah haha. Dan sulit juga ternyata menjadi pembaca yang selektif. Jadi, mendingan blogwalking aja yaa mendengarkan membaca cerita-cerita atau kisah dan pengalaman lucu nya orang lain hihi 😆

Nah kalau killing time ketika di kantor gue dapet dari sini nih bisa banget dicoba ketika lo bingung mau ngapain.

Hahaha benerkan ngga ada faedahnya tulisan kali ini. gue tulis ketik di sela-sela kerja, ketika bossless atau ketika bos lagi pada meleng, jadinya cakadut deh hihi maklum dalam keadaan buru-buru 🤣

Cerita-cerita · Renungan

Tentang Kehilangan

Kehilangan sesuatu berarti memberikan kesempatan pada sesuatu yang lebih baik untuk dapat dimiliki oleh kita. -Charles Notes

Hari ini gue belajar banyak tentang arti bersyukur yang sesungguhnya. Tentang pelajaran tersulit, yang dipelajari seumur hidup, yang tak ternilai harganya, yaitu ikhlas.

Hujan turun dengan manja seharian ini. Langit selalu teduh mebuat hati merasakan damai dan bibir yang selalu ingin mengulas senyum. Rintik hujan yang tak kunjung reda membuat gue memilih bajaj sebagai alternatif pulang kantor. Tetapi ada yang beda dengan gue hari ini, dari awal menjalani hari sudah merasakan gelisah, pikiran kosong. Bertolak belakang sekali dengan keindahan langit seharian ini. Continue reading “Tentang Kehilangan”