Kontemplasi

Keputusan

Aku berjalan gontai sambil menatap matahari menenggelamkan diri dan terus menatapnya tanpa ekspresi. Seperti banyak yang ingin senja katakan, tapi sudah waktunya dia beranjak ke haribaan. Aku berjalan lurus sampai ke titik pertemuanku dengan ojek langgananku. Tak terasa, senja telah pergi. Meninggalkan aku bergelut dengan malam.

Image Source

Malam lebih bersahabat, walaupun tidak lebih indah daripada senja. Dia bersedia menemaniku lebih lama dan mendekap dalam dinginnya angin malam. Dia yang membuat keceriaan siangku menjadi lebih melankolis. Menyatu dengan purnama, dan lebih dekat pada Yang Maha Kuasa. Hatiku meluluh dan ini waktunya bersimpuh. Merenung sambil menikmati rasi bintang yang hanya ada pada malam.

Setiap orang memiliki dua sisi yang berlawanan. Ada yang sejalan dengan hati, namun perang batin di sisi lainnya. I’m not an easy going person. Selalu bimbang dalam memutuskan. Tapi kuanggap itu adalah pertimbangan. Namun terkadang, aku menjadi orang yang paling cuek terhadap hidup. Nikmati sajalah. Dan beribadahlah. Hidup cuma sekali.

Image Source

Hidup cuma sekali. Tapi berpikirlah dengan cepat, dan jangan menyesali langkah yang sudah ditempuh. Itu bukan nasehatku untuk kalian, melainkan untuk diriku sendiri. Daripada ‘nasehat’, aku lebih suka menyebutnya sebagai ‘gertakan’. Aku masih terlalu labil dalam memutuskan sesuatu. Pertimbangan yang kupikirkan terlalu banyak.

Tapi hidup adalah pilihan. Kita harus membuat keputusan untuk memulai suatu langkah. Maka dari itu, pertimbangan dibutuhkan agar kita tidak berhenti bahkan sampai putar balik. Memulai lagi dari nol boleh saja, asal langkah selanjutnya harus lebih jauh dan lebih steady dibanding sebelumnya.

Hari ini adalah hari terberat dalam perjalananku mencari sesuap nasi. Rejeki memang sudah diatur Ilahi, tapi bagaimana kita menempuhnya adalah keputusan yang kita buat sendiri.

Image Source
Advertisements

4 thoughts on “Keputusan

  1. Ambilah keputuskan itu walau pahit sekalipun …
    Tentukan Pilihan yang terbaik untuk masa depan bukan untuk pikiran yang sesaat karna yang akan menimbulkan penyesalan …
    #YesOrNotJustDoIt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s