de Journey

De Journey: Akhirnya Usai

Tulisan sebelumnya:
De Journey: Pertemuan Pertama
De Journey: Tentang Dia
De Journey: Surprise

De Journey: Long Distance Relationship

•••

Aku akhirnya kerja di Jakarta juga. Kantor kami nggak terlalu jauh sebenernya, tapi terhalang oleh macet yang luar biasa karena si komo selalu bolak balik mendaki gunung lewati lembah. Tapi tak mengapa, semua kalah akan rindu yang meluap. asik

Intensitas ketemu jadi lebih sering, maksimal 2 minggu sekali pasti ketemu. Kalo diinget-inget lagi ke jaman LDR, loh kok bisa ya kita bertahan, lama banget lagi. Kalo suruh mengulang masa itu, kita sama-sama angkat tangan deh. Nyerah.

Ceritanya udah sama-sama beranjak dewasa nih. Obrolan juga sudah mulai beda. Lebih sering bahas-bahas dunia pekerjaan, politik, agama, bisnis, atau… masa depan.

Kalau bahas masa depan, to be honest dari jaman SMA dia suka nyeritain angan-angannya 2 tahun lagi, 4 tahun lagi, 10 tahun lagi. Dulu sih aku hanya mengaamiinkan tanpa harapan untuk jadi kenyataan. Kadang aku berfikir, apakah aku hanya digombalin kakak kelas satu ini, atau hanya diberikan harapan palsu. Apapun itu, yang aku ingat pada saat itu aku hanya tersenyum dan bangga. Bagaimanapun, seseorang yang mempunyai cita-cita adalah orang yang mengharapkan kemajuan dalam hidupnya. Masalah terwujud atau tidak, itu tentang kecocokan antara ikhtiar, doa, dan takdir. Rencana tetap di tangan Yang Maha Kuasa.

“De, nanti kalau udah sama-sama lulus kuliah dan aku udah kerja, aku pengen ambil S2 mungkin di Jerman atau Belanda. Setelah itu aku mau nikahin kamu dan bawa kamu kesana. Mau nggak?” Aku tersenyum. Melihat dia punya keinginan seperti itu saja aku sudah senang.

Melihat keseriusannya untuk tetap berdiri di sampingku, itu sudah cukup membuatku bangga. Aku tidak pernah menagih janji-janjinya yang dulu.

Suatu hari di perjalanan (di dalam mobil),
“Minggu depan, orangtua kamu ada di rumah ngga?”
“Hmm ada kayaknya. Kenapa”
“Aku ke rumah ya, sama orangtuaku.”
“HAH? Mo ngapain?”
“Yaa kenalan lah, ngomongin kelanjutannya. Nikah ya taun depan”
“Duh aku mules”

Kurang lebih gitu. Lamaran yang seharusnya berujung romantis malah berujung di toilet pom bensin.

Mungkin aku ga nyangka obrolan ringan yang sering kami bicarakan sehari-hari mengenai masa depan akan menjadi kenyataan secepat ini. Bingung juga kenapa aku agak shock padahal kita sering membahas masalah menikah.

Sampai tiba saatnya keluarganya berkunjung ke rumahku. Aku pikir, pertemuan itu hanya bertujuan perkenalan antar keluarga saja. Tapi ternyata aku langsung dikhitbah. Tanpa perayaan, tanpa cincin, tanpa dekorasi. Semua berlangsung secara khidmat dan haru.

Tak perlu dipertanyakan lagi keseriusannya. Perjalanan panjang yang kita perjuangkan bersama, akhirnya usai.

Welcoming new chapter of life.

 To be continued
Advertisements
Cerita-cerita · de Journey

De Journey: Long Distance Relationship

Tulisan sebelumnya:
De Journey: Pertemuan Pertama
De Journey: Tentang Dia
De Journey: Surprise

•••

Resiko menjalin hubungan dari SMA ya itu, sudah pasti. LDR.
Sekalipun kamu dan dia mempunyai target jurusan dan universitas yang sama, apakah akan sama-sama lolos?
Kecuali kalian diterima di jurusan dan kampus yang sama. Mungkin sudah takdirnya begitu.

Resiko juga menjalin hubungan beda angkatan, sampai kapanpun ngga bakal bisa 1 kelas *masih ngarep* hehe

Kenaikan kelas 3 (tahun 2011).
Perjuangan pertama dimulai.
Sedih yang paling berasa itu ketika anak-anak kelas 3 doa bersama di Masjid An-Naba. Aku yang pada saat itu masih kelas 2, dari dalam kelas cuma bisa bengong percaya nggak percaya dia bakalan lulus dan entah kuliah di mana. Dan sedihnya lagi, target universitas dia bukan di jabodetabek. Continue reading “De Journey: Long Distance Relationship”

Opini

Membuat Hidup Lebih Seru

Ketik hapus.. ketik hapus. Bikin judul tulisan di blog itu kayak mau ngechat gebetan. Susaaahh 🤪

Belum genap 2 bulan nikah, rasanya udah banyak yang mau diceritain tapi saking banyaknya jadi ga nulis apa-apa ahaha.

Gue adalah perencana ulung *tsaah, banyak banget hal-hal yang mau gue lakukan setiap hari, setiap minggu, bahkan setiap tahun. Selalu ada target baru dan keinginan baru yang mau gue capai. Tapi semuanya kadang cuma ada di bayangan, atau draft di blog aja. Dulu pernah denger motivasi dari kaka tingkat yang sudah sukses dalam takarannya. Beliau bilang, kalau punya keinginan harus ditulis! Gue bingung mau nulis apa, karna keinginan gue itu sederhana-sederhana banget, sesimple “harus punya me-time setiap minggu” atau “pengen ikut kajian rutin”. Daaan.. terinspirasi dari sepupu yang lagi ikutan bengkel diri, gue juga rasanya jadi pengen tidy up my journey. Akhirnya, gue bikin life mapping. Continue reading “Membuat Hidup Lebih Seru”

de Journey

De Journey: Surprise

Tulisan sebelumnya:
De Journey: Pertemuan Pertama
De Journey: Tentang Dia

Kami sama sekali nggak pernah membuat surprise party satu sama lain. Di samping, modal yang cukup ‘lumayan’, kami punya pemikiran yang sama bahwa kejutan itu nggak selalu berwujud benda atau pesta. Yang penting bisa bikin bahagia walaupun dengan modal yang minim 😉

April 2011

Dia membuat video stopmotion di kala menjelang ujian nasional karna ulang tahunku bertepatan dengan hari terakhir UN anak kelas 3 dan pada saat itu aku masih kelas 2. Hal kecil seperti inilah yang terkadang membuat kita merasa berarti bagi seseorang, bagaimana dia menjadikan kita sebagai prioritas. Continue reading “De Journey: Surprise”

de Journey

De Journey: Tentang Dia

Sebelumnya > De Journey: Pertemuan Pertama

Ya, jadi seseorang yang aku ceritakan pada episode Pertemuan Pertama adalah kakak kelasku yang sekarang sudah sah menjadi suamiku. Dalam seri De Journey ini akan banyak sekali cerita flashback. De Journey adalah kisah hidup perjalanan kami berdua. Dea & Egi’s Journey..

Pertama kali aku kenal dia, waktu SMA pada bulan Agustus 2009. Dia adalah kakak kelasku dan kita tergabung dalam satu ekskul yang sama. Di sanalah kami mulai dekat. Pertama kali dia mengungkapkan perasaannya yaitu pada bulan September 2009. Baru juga sebulan kenal, orang ini sudah berani-beraninya menyukaiku.

Continue reading “De Journey: Tentang Dia”