Cerpen

Merajut Kembali

#Obrolin’s Monthly Challenge (remake cerpen 2010)

Handphone Aida tiba-tiba berdering mengagetkan lamunannya. Tanpa komando, ia langsung membuka pesan singkat yang masuk. Dari siapa ? Ternyata dari Resha. Kaget bukan kepalang Aida membacanya. Ia langsung memberitahukan kepada Rona, Tria, dan Maya. Namun, isi pesan singkat itu hanya tiga kata, “Lagi apa, Da?” Tapi baginya, itu sangat berarti. Bukan karena isi pesannya, tapi pengirimnya. Jelas saja, sudah beberapa bulan terakhir ini Aida dan Resha tidak saling berhubungan satu sama lain dan tiba-tiba Resha mulai mengontaknya lagi.

“Yaudah bales, Da. Bales.” Seru Maya heboh.

“Iya-iya ini mau dibales kok. Tumben ini dia sms gue. Kenapa ya” Aida kepada ketiga sahabatnya itu.

Continue reading “Merajut Kembali”

Advertisements
Kontemplasi · Tentang Temen

Kini aku berjalan sendirian menyusuri jalan setapak ini.

Ku lempar pandanganku ke kanan dan ke kiri, kemudian lurus ke depan. Begitu monoton. Dulu ketika kita masih berjalan beriringan di jalan setapak yang sama, aku tidak pernah merasa sepi dan takut. Karena selalu ada yang menggenggam tanganku dan membuatku hangat. Mengayun-ayunkan tanganku sambil bernyanyi kecil. Membantuku berdiri ketika aku jatuh. Merangkulku ketika aku takut dan kesepian dan memberikan pundakmu dengan ikhlas ketika aku menangis.

Perjaananku saat itu sungguh berwarna dan sama sekali tidak monoton. Aku bersamamu.

Aku lanjutkan jalan setapakku ini. Kutengok ke belakang dan masih terlihat jelas jejak kaki kita, canda tawa, air mata, dan perjuangan kita sampai saat ini. Namun bayanganmu mulai samar. Dan aku tersadar kini kita sudah berada di jalan masing-masing.

Terima kasih pernah menemani perjalananku.

Cerita-cerita · Tentang Temen

Well, Just Said

I also actually don’t know where to start. When I opened twitter and saw there’s a mention from you, I already suspect you will discuss this.. Then I read slowly, word by word, and until the last sentence, I shed tears.

I also don’t know why. I just know, when I became a member of sainstek, I felt glad. As time went on, I feel comfortable in it. With everything. Yaa , although personally I do not get too close intensively, but overall I’ve considered sainstek is my family in IPB.

Begins with routine radept, rakor, and each meeting we do, it makes me even more proud to be near you, the more I feel harmonious with sainstek and you have to know that we are one. Then we have tour to Kawah Ratu, it makes me also getting closer to you all. Continued with Exploscience, that consuming our time so much, but I’m still happy to pass this event because I walk with you guys.

And kak Ebi, I do only know you in sainstek, I also do not get too close to you. There was no stories or sweetness between us. However, after reading your article, then these tears were falling down. I just know, sainstek is eleven. Until whenever is just eleven..

Maybe, these tears is a sign that God entrusted me the affection to sainstek with people in it including Kak Ebi.

Cepat sembuh, Kak. Kita selalu mendoakan yang terbaik untuk kakak. 🙂

reply for http://www.twitlonger.com/show/n_1s1mrfa

Jokes

Sakit Hati

DR : eh gue kemaren jadi jalan haha for the first time gitu loh *tumben
DA : emang udah berapa lama sih De?
DR : 2 taun setengahan laah
NA : woow udah lama bgt itu De, kok dia ngga bosen sih? harusnya kan gak betah sama lu
DR : iyaa doong berarti gue lucu, makanya dia betah
NA : zz,gue kan mau bikin lu sakit hati De, malah narsis

Tentang Temen

Catur Ceroreng Group (CCG)

Apa sih CCG? Check it out………….

Ccg adalah sebuah kelompok hmm I mean sebuah keluarga yang tak se-kartu keluarga dimana persahabatan yang tulus tercipta.

Bermula dari tanggal 1 Juli 2012. Kuliah perdana. Matrikulasi IPB 2012. Sesaat setelah jam kuliah habis, kelompok tugas dibagikan oleh dosen. Hm gue dapet…… kelompok 4. Gue liat nama-namanya. Asing. Mereka semua makhluk dari belahan bumi mana Kemudian gue baca ulang nama-nama mahasiswa kelompok 4, ada 1 nama yang ga asing. Mulianto Raharjo. Gue inget-inget lagi. Aahh, ini temen twitter gue. Wow sekelompok, orangnya yang mana yaah, celingak-celinguk penasaran. Di tengah-tengah kerumunan orang, gue liat ada 1 cowok berbadan (lumayan) besar memegang map dengan nama-nama kelompok tertera di atasnya. “Yang itu bukan ya yang namanya Mulianto?” pikir gue. “Ah udahlah bodo amat ntar juga tau”. Kemudian si cowok pemegang map itu berkata agak keras “Yang kelompok 4 kumpul dulu yaa depan kelas.” Keep Reading 😀

Kontemplasi

Hai, Gi!

May you always be happy in your life
may Allah bless you every steps that you take even in your dreams

your childish behavior
your annoying characteristic
your hurting words
never reduce my love to you

even though we argue everyday
every awkward moments that happen to us
you may be careless
you may be imperfect
but we hug and laugh in utter joy

when you laugh, I’m glad
but when you feel upset,
I provide my hugs only for you

your natural laughing
patience and determination in your life
make me love you more and more
make me want to being next to you always and
will never make you hurt at all

how wonderful to meet you as our lovely guy
for people around him
please God….
Protect him, keep him as I can’t be his side
Please….
Take care of him like I do
How I love my friend, my soul mate, my love…