Opini

Ekonomiku dan Ekonomimu

Ngomong-ngomong soal ekonomi, by the way gue bukan lulusan ekonomi. Cuma mau berpendapat dari sudut pandang pribadi. Generasi millenial atau Generasi Y dan Generasi Z nampaknya sedang hangat dibicarakan oleh senior-senior dari Generasi X terutama di bidang pekerjaan. Mau ngapain setelah lulus. Mau kerja dimana. Dan sebagainya.

Gue pun terkadang bingung sama diri gue sendiri mengenai masalah pekerjaan. Ada suatu waktu gue sangat amat cuek terhadap hal ini, yang penting gue punya duit, bisa nabung, bisa nongkrong sama temen, dan bisa ngajak jalan emak bapak. Tapi ada kalanya gue ngeluh terhadap pekerjaan. Nggak jarang juga gue badmood di kantor kemudian cerita sama nyokap, atau sama salah satu sahabat gue karna gue yang hampir give up. Tapi berkat mereka, gue masih bisa survive dan menikmati hidup, enjoy my works, my happy life.

Membangun kepercayaan diri di tengah sulitnya berdiri adalah suatu hal yang perlu diperjuangkan dengan sepenuh hati. Seperti menanam tanaman cabai, bagaimanapun kita merawatnya, ia tidak akan pernah bisa menyaingi rimbunnya pohon beringin dan tidak akan pernah secantik flamboyan. Tetapi jika ketiga tanaman tersebut punah dan kita boleh menyelamatkan satu, orang Indonesia tentunya akan kompak menyelamatkan tanaman cabai. Karna manfaatnya yang luar biasa bagi semua orang.

Image result for flamboyant tree

Kita pun begitu, apapun kegiatan yang sedang kita tekuni saat ini, tidak akan ada orang yang benar-benar memahami sejauh mana perjuangannya. Mereka hanya tau dari covernya aja. Ohh si itu kerja di bank, ohh si ini jadi konsultan, ohh si dia jadi ibu rumah tangga. Sayang ya kerja disini, sayang ya kuliah capek-capek ujungnya jualan, sayang ya pinter-pinter jadi ibu rumah tangga. Oh, hell, what’s your business with my job now? do you know how complicated the process I’ve been passed? Gue sering denger keluhan teman-teman yang mulai terusik dengan omongan orang yang cuma melihat pekerjaan kita sebelah mata, bahkan gue pun beberapa kali dapet sindiran seperti, “yah ga enak banget si kerjaan lo lembur mulu” atau “duh kantor lo jauh banget ya” atau “gue mah enak dong jam sekian udah pulang, ongkosnya dikit pula.” Ya gue mah nggak akan pernah panas, because they don’t know how far effort that we strive and what proceeds that we have achieved.

Image result for long way

Sekalipun lo belom lulus kuliah, atau lo lulus dalam kurun waktu lebih dari 4 tahun karna begitu sulitnya skripsi dan penelitian atau karna freelance yang lo jalanin demi ongkos penelitian atau karna lo tekun ngejalanin hobi lo di kampus, jangan malu dan jangan minder. Semua orang sudah ada jalan hidupnya masing-masing. Semua orang bahagia dengan caranya sendiri, dan kita bisa menemukan kesuksesan kita dengan sudut pandang kita sendiri.

Lo nggak boleh segan buat counter pendapat mereka. Apapun yang lo kerjain sekarang, selama itu halal dan bikin lo seneng, lo harus bangga dengan pekerjaan itu. Boleh jadi sisi nggak enak di pekerjaan kita mendatangkan lebih banyak pencapaian daripada orang lain, mendapatkan lebih banyak link, penghargaan, pengalaman kerja yang lebih baik, dan tentunya mungkin aja gaji yang jauh di atas mereka. Dan bisa jadi hal-hal yang enak dari pekerjaan kita adalah hal yang orang lain nggak bisa dapetin, hal ini lah yang seharusnya tertanam dalam mindset bahwa kita harus selalu bersyukur apapun pekerjaan kita.

Satu hal yang gue lakukan ketika gue setres dengan kerjaan gue, ketika gue hampir menyerah karna nggak sanggup lagi, gue cuma inget pahlawan-pahlawan keluarga seperti di bawah ini.

Mereka yang sepatutnya jadi contoh life goal kita. Bekerja dengan ikhlas demi keluarga, demi martabat hidup dan rasa taqwa terhadap Tuhan, bahwa setiap pekerjaan itu baik asalkan halal.

Advertisements

13 thoughts on “Ekonomiku dan Ekonomimu

  1. Yak. Kadang kalau lagi sensi, denger ada orang komentari pekerjaan kita rasanya kuping bisa panas ya hahaha. Tapi kita sendiri tanpa sadar pernah komen gitu juga ke orang lain, entah terucap atau tidak.

    Hidup gaya hidup bersyukur!

    1. Yhaa jaman sekarang knapa si harus banding2in pekerjaan kita dgn orglain yakan😂
      Hehe betul bangeeet Deel, semoga dijauhin yaa kita dr ngkritik/komenin org. Thank you sdh ngingetin Fadel 😊

  2. Oh bgtu to isi curhatnya…bgtu to isi tulisan judul sprti d atas..

    Yah, tiap2 org itu beda2 ya, kan, dan btul jg bhwa sejauh ap kita berjuang kdang hnya kita sendiri yg tahu, org lain mungkin hnya bs komen bhkan mncemooh. Tp intinya, selama kita gak gngguin org, ya jln trus alias gak usah didengerin. Ya gak seh?😄

  3. Bahwa semua pekerjaan itu baik asalkan halal , noted :). Karena setiap pekerjaan yang masing-masing orang lakukan punya sisi lebih dan kurang kaya manusia. Berpikir positif emang penting banget ya de, terima kasih deaa 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s