Cerita-cerita · Opini

Mager

Belakangan ini kata mager alias males gerak rasanya sudah menjamur di kalangan abege dan remaja. Ya, itung aja gue remaja ya 😀 Tapi yakin deh sepertinya hampir setiap insan pernah atau bahkan sekali merasakan atau mengatakan mager dalam hidupnya. Termasuk gue sendiri. Sebenarnya apa sih yang menyebabkan seseorang menjadi mager? Sesuai riset kecil-kecilan gue, mager disebabkan oleh pewe alias posisi wenak sudah tercipta sebelumnya. Tentunya kata ‘pewe’ sudah lebih mainstream kan di telinga teman-teman? Nah biasanya kalau seseorang sudah pewe, ia akan menjadi mager (mostly). Hal-hal seperti ini lah yang menyebabkan produktifitas masyarakat usia produktif sering menurun.

Apabila seseorang sudah dalam ‘pewe’nya sehingga mager atau kalau gue lebih elegan mengatakan ini sebagai ‘me time’ haha, biasanya apa sih yang sering dilakukan? Kalau gue sendiri mengisi me time dengan bermalas-malasan atau leha-leha mendengarkan lagu sambil baca novel, majalah, atau sekedar buka media sosial saja. Namun, mager itu sendiri bisa juga disebabkan karna tubuh yang mulai melemah dan butuh waktu istirahat lebih banyak. Seperti gue belakangan ini.

Related image
Source : dailykitten.com

Jadi sudah hampir 2 mingguan gue vacuum dari dunia perbloggeran dan hanya leha-leha di rumah. Beberapa hari sebelum lebaran gue mungkin sibuk bantu mamah bikin kue, masak, dan juga kerja bakti di rumah. Jadi keluarga gue setiap mau hari raya atau suatu event pasti bakal kerja bakti dan gotong royong, haha apa sih. Ya intinya ‘beberes rumah’ lebih daripada biasanya.

Kemudian selama lebaran sampai hari ke 3 gue bener-bener di luar rumah untuk silaturahmi dan main sama saudara-saudara gue. Hari ke 4 pun gue pergi ke bogor untuk menginap di saung milik saudara gue juga bareng mamah papah, om tante dan sepupu-sepupu. Pada malam harinya gue flu berat dan demam tinggi, sampai keesokan harinya. Sempat muntah-muntah juga, akhirnya keluarga gue balik duluan ke bekasi dan langsung ke dokter. Ternyata gue gejala typus. Ini bukanlah typus pertama gue, jadi gue udah beberapa kali typus -emang rentan bgt dah ni badan 😦 – Kata dokter gue, kalau sudah yang ke sekian kali typus biasanya nggak akan separah yang pertama. Jadi gue memilih untuk nggak opname dan rawat jalan saja. Tiap 2 hari harus kontrol dan cek darah. Perlahan keadaan mulai membaik dan yeah, sekarang bisa nulis lagi walaupun cuma cerita-cerita doang nggak jelas.

Nah, mungkin selama 2 minggu ini gue juga nggak blogwalking, paling buka blog kalau ada notif aja haha. Gue juga absen terus dari forum ‘obrolin santai’ dan ‘obrolin serius’ huhu. Karena natap layar hp lama-lama bikin gue nangis beneran deh, bukan karena sedih tapi karna perih dan pusing, apalagi buka laptop. Oh noooo! Sedih juga pas buka wordpress lagi, sudah banyak sekali update-an post dari teman-teman yang belum gue baca.

https://www.smashingmagazine.com/wp-content/uploads/2012/07/4.png
Source : smashingmagazine.com

Intinya dari tulisan ini adalah.. ngga ada intinya haha, ya pokoknya gue balik lagi nih ke dunia perbloggeran walaupun nggak seintens dulu karna masih suka pusing dan keluar air mata. Maafkan ke-mager-an gue yaa teman-teman semua. I’m back!

 

Advertisements

6 thoughts on “Mager

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s