Cerita-cerita · Opini · Trend

Your Desk, Your Cozy Corner

Hai semuanya. Kali ini gue akan bercerita tentang suatu tempat di kamar gue yang menurut gue paling nyaman, yang gue namakan ‘Frog Corner’. Kenapa begitu namanya? Karena ada gambar kodok di atasnya. Hehe
Nah, kurang lebih begini penampakannya.

Disini gue akan membahas bagaimana gue menyulap meja gue yang tadinya sangat berantakan, padat, dan nggak enak dipandang menjadi tempat yang nyaman untuk menulis, belajar, ngaji, ngerjain kerjaan kantor, bermuhasabah maupun berkontemplasi ALA Dea. Meja ini dibeli dari jaman gue SD, mereknya Olympic, semua tau kalau meja ini kayunya bagus banget. Namun sebenarnya sudah lusuh juga saat ini, dan gue gamau modal lagi buat beli baru akhirnya gue akalin pakai wallpaper yang gue beli di @serenahmedecor. Selain itu, gue suka banget ngumpulin barang-barang bekas yang masih layak untuk didaur ulang menjadi stuffs DIY. Nah disini gue mau nyeritain detail setiap stuff nya.

Di paling atas yang hijau lagi mejeng, itu sumber dari penamaan corner gue. Kodok ini gue dapet dari karpet bekas yang udah nggak dipakai, karena gambarnya bermacam-macam, gue gunting-guntinglah sesuai bentuk. Kebanyakan gambarnya kecil-kecil sih tapi ada yang besar juga, yang kecil itu gua gunain buat tatakan di meja makan, biar nggak ngotorin taplak, nah paling gede sih ini, si kodok. Gunting aja sesuai bentuk terus ditempel dengan double tip di tengahnya. Nggak usah banyak-banyak doubel tipnya karena nanti akan merusak tembok.

Selanjutnya yang akan gue bahas adalah stuff deretan atas. Kurang lebih penampakannya adalah sebagai berikut.

Gue mau ceritain dari yang paling kiri. Disitu ada box file dari Bantex tempat nyimpen kertas, berkas, dan bermacam-macam dokumen yang gue kelompokkan dalam beberapa map. Jadi kalau butuh sebuah dokumen, teman-teman tinggal filter aja berdasarkan warna mapnya. Nggak PR kan nyarinya. Lanjut lagi yaitu ada sederetan buku-buku yang belum kelar dibaca. Biasanya nggak senumpuk ini lho. Belakangan lagi sering lembur di kantor dan lagi padet ngurusin Lorange, jadi udah jarang baca. Dari yang paling pinggir itu ada buku toefl, gue masih butuh banget belajar karena B.Inggris gue yang lumayan payah, selanjutnya ada beberapa buku statistik yang paling umum dan masih gue butuhkan, seperti buku Analisis Peubah Ganda, Rancangan Percobaan, Teori Statistika, dan lain-lain. Setelah itu ada buku-buku umum seperti novel, buku islam dan buku motivasi.

Novel yang masih on going adalah ‘Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin’ punya Tere Liye, udah lama banget ini novel mejeng disini nggak pindah-pindah ke rak buku. Oh iya, by the way buku-buku koleksi gue yang sudah selesai dibaca biasanya akan pindah ke rak buku yang ada di ruang tv. Lanjut lagi ada buku ‘How to Influence People’ punya Dale Carnegie dan ada buku biografi perjalanan hidup ‘Becoming Che’ punya Alberto Granado. Terus ada juga buku ‘Indonesia Bersyukur’ punya pasangan Berry Juliandi dan Saleha Juliandi (dosen FMIPA IPB). Lagi, ada buku motivasi ‘Sadar Penuh Hadir Utuh’ punya Adjie Silarus dan buku ‘ Setengah Pecah, Setengah Utuh’ punya Parlindungan Marpaung. Setelah itu, ada al-qur’an dan yang ungu itu buku doa-doa. Terakhir yang tosca terang itu passport, casenya gue beli di Ace Hardware.

Nah, di sebelahnya itu adalah bunga-bunga plastik yang gue dapat ketika wisuda, tempatnya itu adalah bekas celengan yang gue dapat dari kakak tingkat sewaktu di BEM. Yang paling kanan adalah bekas kalender duduk, gue gunakan untuk meletakkan printilan seperti case kacamata, case HP, charger, dan kertas-kertas kecil yang masih penting. Oh iya disana juga ada headset yang gue gantungin, ini agak berantakan sih dilihatnya tapi yang penting gue inget naronya dimana.

Ke bawahnya lagi, penampakannya seperti berikut.


Dari paling kiri itu ada mug kaca warna ungu dari sahabat gue Intan Shella, kemudian ada tempat atk (alat tulis kantor) ini tadinya penuh banget guys waktu jaman kuliah, sekarang udah gue taro di pencil case biar rapih, sebelah kanannya lagi ada jam tangan yang sehari-hari gue pakai, kemudian lampu duduk, cleaning kit untuk laptop dan elektronik, dan paling kanan ada kotak serbaguna, lakban, dan double tip. Ada 1 fotobox yang tertempel di sebelah kiri (detailnya ada di foto pertama), itu adalah foto gue, Dinny, dan Tiwy, ada 1 lagi sahabat gua sebenarnya namanya Yuki tapi sedang kuliah di Mannheim. Terakhir yang ada di meja yaitu ada laptop beserta chargernya (btw ini laptop inventaris kantor, belum kebeli yah kalo punya pribadi haha).

Ke bawah lagi guys, ini adalah stuffs yang paling jarang gue sentuh.

Rumah-rumahan yang merah itu juga dapat dari orang ketika gue ulang tahun ke – 6. WAW, masih gue rawat dengan baik ya hehe. Rumah merah itu sebenernya celengan bergembok, tapi gue gunakan untuk stuff yang kecil-kecil seperti selotip, hiasan, dan lain-lain. Kemudian disampingnya ada kamus oxford, buku-buku (apa yah lupa), dan yang paling kanan itu pouch-pouch gue, ada yang buat alat elektronik, alat make up, dan lain-lain. Yg rada kecil itu juga dapat dari orang (souvenir nikahan) hahaha, yang rada besar lagi itu beli di tokopedia. Nah si monyet yang nangkring disitu, mainan gue pas kecil, dulu banget gue kasih nama ‘Dewi’. Maaf yaa teman-teman yang namanya Dewi. I have no reason ngasih nama Dewi, maklum ya anak kecil.

Nah setelah itu yang nangkring di kursi adalah tas yang paling gue suka.

  

Ada tas ransel dari Asma Nadia, gue beli diskonan waktu kepanitiaan di BEM (pengejar diskon) dan ada tottebag buat jalan. Gue nggak terlalu suka tas ketek atau hand bag karena agak ribet dan nggak mencakup banyak stuff, walaupun gue punya juga sih cuman jarang dipakai, kebetulan gue kalo kemana-mana juga pasti bawa minum (hausan orangnyah), gue juga ada sling bag tapi lagi ditaro mana yah lupa. Pokoknya gue pakai kalau untuk ke mall saja atau kondangan.

Inilaah cerita tentang cozy corner ala gue, semoga bisa menginspirasi teman-teman bahwa nggak selalu yang nyaman dan bagus itu harus mahal. Sekian 🙂

Advertisements

11 thoughts on “Your Desk, Your Cozy Corner

    1. Brand lawas bangeeeet haha gatau deh skrg apa sik yg lebih bagus dr olympic? Haha #ngiklan
      Kalo berantakan saya anaknya mageran soalnya jd gamau ngapa2in jd diusahakan rapih terus haha 😂

    2. Wah anak ikea bgt nih 😅 haha
      Mager dalam kondisi berantakan mas. Jadi biar ga mager harus rapih dulu kamarnya, baru bisa ngapa2in😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s