Cerita-cerita

Potong Rambut

Hai, semuanya. Beberapa hari terakhir gue banyak kerjaan kantor sehingga terpaksa harus lembur. Biasanya kalau lembur sampe di atas jam 10 malam, sudah tidak memungkinkan untuk pulang ke rumah, jadi biasanya gue menginap di rumah nenek.

Beraktifitas seharian di luar rumah membuat rambut gue terperangkap di dalam jilbab untuk waktu yang cukup lama. Alhasil rambut jadi lepek dan tidak segar. Karena udah lama tidak potong rambut, akhirnya gue memutuskan untuk potong.

Sabtu pagi sekitar jam 9, udah semangat banget mau ke tukang salon langganan dari jaman TK. Literally taman kanak-kanak loh. Dari jaman gue kartinian pas TK pakai baju Kalimantan Timur, Terus pas SD pakai baju adat dodotan dari Jawa Tengah atau Yogyakarta ya kalau ngga salah *CMIIW, terus pernah lagi pinjem buat acara formal pas SMP atau SMA gitu. Pokoknya jadi andalan banget deh, hehe

jiunkpe-ns-s1-2010-42406046-18649-pakaian_adat-extras20
Source: http://dewey.petra.ac.id

Oh, iya. Lanjut lagi, ternyata pas sampai disana.. tutup. Yah sedih 😦 udah semangat padahal. Yaudah akhirnya pulang lagi ke rumah, sore gue kesana lagi, alhamdulillah buka. Sampai sana ada 4 orang lagi creambath. Oh my goodness. Mana nggak ada yang available mbak-mbak salonnya, jadi nunggu lagi. Sampai akhirnya tiba giliran gue. Gue kalau potong rambut biasanya langsung dibabat habis. Eh nggak habis juga sih, minimal bisa dikuncir.

Gue mulai curiga dari awal. Pertama, setiap rambut gue digunting, nggak dibiarkan jatuh ke bawah, tapi dihold sama mbaknya, terus ditaro di atas meja portable-nya dia. Sampai finishing, rambut panjang gue yang digunting masih dihold sama mbaknya. Pas udah selesai, gue iseng ngintip. Ternyata rambut gue dikumpulin kemudian dia ikat, terus disimpan di laci. WAW 😮

Buat apa ya, kira-kira? Buat wig? Sambung rambut? Atau..

Entahlah.. Yasudah kurang lebih begitu, semoga nggak disalahgunakan ya rambut sayah 😀

 

Advertisements

5 thoughts on “Potong Rambut

  1. biasanya di jual tuh rambut. kalo panjangnya 70 cm atau lebih harganya bisa mencapai Rp. 1,5 juta/kg (info dari berita media online)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s