Cinta · Kontemplasi

Ketidakromantisanmu

Ternyata kau sama sekali tidak romantis, tetapi kau pun tidak romantis terhadap siapapun. Mungkin terkadang aku ingin sekali kau berikan aku boneka, coklat atau bunga mawar seperti wanita lain yang diberikan oleh lelakinya. Ketika aku merasa sepi menyendiri, aku sering berharap kau tiba-tiba hadir di depan rumahku layaknya film-film atau acara televisi yang begitu membuat hati meleleh. Iya sih, berlebihan. Tak jarang juga aku ingin kau persiapkan sweet surprise ketika aku ulang tahun. Lagi-lagi, aku cuma berharap.

Tiba-tiba aku tersadar bahwa ternyata kaulah yang paling romantis di dunia ini. Aku memang tidak membutuhkan bunga, tapi kau memberikan aku sebuah buku yang jauh lebih indah daripada sekedar mawar. Kau tidak pernah datang ketika aku sepi sendiri, tetapi kau selalu ada ketika aku sedang sedih bahkan ketika aku bahagia, kau ada ketika aku sedang jatuh dan membutuhkan semangat, kau berikan waktu berhargamu ketika kau sibuk, dan kau tempuh perjalanan panjang itu hanya untuk bertemu denganku. Kalau dipikir jarak kita memang sangat jauh ya, walaupun masih satu pulau, tapi dalam setahun hanya bisa dihitung jari berapa kali kita bertemu.

Kau memang tidak memberikan aku kejutan karna itu hanya kebahagiaan sesaat saja, tetapi kau bisa membuat ulang tahunku menjadi lebih bahagia karna aku melihatmu dari kejauhan bahwa kau sedang mendewasakan dirimu sehingga akupun ingin menjadi dewasa agar aku pantas bersanding denganmu suatu saat nanti.

Kekuranganmu memang sangat banyak. Kau memang tidak setampan Pangeran William (?) Tetapi semuanya tertutupi oleh keindahan akhlakmu.
Kau tidak pula mengajarkan aku banyak hal. Namun, kau ajak aku untuk bersama-sama belajar dan mengambil hikmah atas apapun yang terjadi dan menjadi dewasa atas segala hal.
Terima kasih karna kau tidak memberikan aku kata-kata cinta setiap harinya atau bahkan di media sosial, karna memang itu semua hanyalah sebuah gombalan manis sebelum ada label halal di antara kita.

Aku hanya menunggu kalimat paling romantis ketika kau berjanji di hadapan Tuhan dan disaksikan oleh ribuan malaikat untuk bertanggung jawab atas hidupku.. Dunia akhirat. Suatu saat nanti.

Advertisements

2 thoughts on “Ketidakromantisanmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s